D3 TKJ UNTAD

Forum Buat Berbagi Ilmu Pengetahuan
 
IndeksFAQPencarianAnggotaPendaftaranGroupGalleryLogin

Share | 
 

 TUGAS CCNA v3.1

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
iin wirasuari
Penghuni Baru
Penghuni Baru


Number of posts : 1
Registration date : 16.05.08

PostSubyek: TUGAS CCNA v3.1   Tue May 20, 2008 10:34 pm

1. Sebutkan kelebihan dan kekurangan penggunaan protocol routing distance vector?
2. Apakah yang di maksut dengan routing loops?
3. Apa yang menyebabkan routing loops?
4. jelaskan teknik-teknik yang di gunakan untuk mencegah terjadinya routing loops berikut ini :
a. Count to infirinti
b. Holddown timer
c. Trigrred update
d. Route polsoning
Jawaban
1. * Kelebihan protocol routing distance vector meripakan hal yang sangat penting untuk meng-update table routing sehingga algoritma distance vector di jalankan di setiap router untuk mengirimkan informasi isi table routingnya ke router-router tetangganya. Table routing tersebut juga berisi informasi mengenai total cost jalur yang di tentukan oleh metric dan alamat logic dari router pertama pada jalur tiap-tiap jaringan dalam table routing.
* Kekurangan protocol routing distance vector adalah pada saat terjadinya proses routing update terjadi secara periodic atau ketika topologi jaringan mengalami perubahan (update invalid) jaringan satu akan mengalami loopsampai beberapa proses lain berhenti looping kondisi ini disebut dengan count to inifiti, paket-paket looping terjadi dalam jaringan.tanpa memberikan counter untuk menghentikan proses, hop count dari distance vector akan meningkatkan waktu paket melalui jaringa.kekurangan dari protocolrouting distance vector hal ini akan menyebabkan informasi yang tidak benar dalam table routing sehingga routing loop terjadi.

2. Routing loops adalah proses pengiriman data terjadi ketika terdapat informasi salah atau pada saat ke tidak konsistenan table routing yang di kirim kembali ke router semula.

3. Yang menyebabkan rouying loops yaitu karena informasi yang tidak benar dalam table routing sehingga routing loops terjadi:
* Router A melewatkan update ke router B dan router D. yang menginformasikan bahwa jaringan satu putus.sedangkan router C mengirim update ke router B dengan informasi bahwa jaringan satu jaraknya empat melalui router D.
* Router B menyimpulkan salah, bahwa router C masih memiliki informasi ke jaringan satu. Sehingga jalur tersebut masi menjadi jalur pilihan. Router B mengirinkan update ke router A.yang memberikan informasi ke jaringan satu.
* router A sekarang mengetahui bahwa kalau ke jaringan satu harus melalui router B.router B juga demikian kalau ke jaringan satu melalui router C. demikian pula dengan router C kalau mau ke jaringan satu harus melalui router D.dengan demikian paket mengalami loop di antara router-router.

4. a. Teknik count to infinti untuk mencegah masalah ini, protocol distance vector mendevinisikan infiniti ini sebagai maximum number, nomor ini menunjukan metric, di mana batas hop count maximumnya.
b. Teknik holddown timer untuk mencegah propogasi informasi routing yang salah yaitu pada saat update berasal dari tetangga yang lain dengan metric ke jaringan lebih baik,maka router menandai ke jaringan itu sebagai tanda dapat di akses dan menghapus holddown timer atau mengimplementasikan batasan jumbla hop jalur ke asal ke tujuan.jumbla hop maximum 15.ketika router menerima update yang berisi perubahan isitable routing nilai metricnya bertambah satu.jika update berasal dari router yang berbeda lagi dengan nilai metric lebih besar dari 15 sebelum holddown timer habis waktunya maka jaringan yang di tuju di anggap sebagai jaringan unreachable.
c. teknik split horizon untuk mencegah informasi routing yang salah dan menguragi beban routing.
d. teknik triggered update untuk mencegah pada saat terjadi jalur pitus ketika triggered update di kirim se cara langsung atas respon terjadinya perubahan table routing ke router-router terdekatnya dan membangkitkan triggered update di gunakan sebagai hubungan dengan route porsoning untuk meyakinkan bahwa semua router tahu tentang router-router yang putus sebelum holddown timer habs waktunya.
e. teknik poisoning untuk mencegah routing loop dan menentukan informasi lengkap ketika suatu subnet atau jaringan tidak dapat di akses dengan cara seting satu atau lebih nilai maximum.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
TUGAS CCNA v3.1
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Tugas perkuliahan
» Tugas Multimedia Dalam Jaringan IPTV (21 - 11 - 2013)
» Tugas _broadcast dan point to point
» Tugas 24/10/2013
» tugas pemrog Subekti Handayani

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
D3 TKJ UNTAD :: Mata Perkuliahan :: CCNA :: Tugas Dan Informasi-
Navigasi: