D3 TKJ UNTAD

Forum Buat Berbagi Ilmu Pengetahuan
 
IndeksFAQPencarianAnggotaPendaftaranGroupGalleryLogin

Share | 
 

 Akademisi vs Praktisi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
rendra
Moderator
Moderator


Number of posts : 179
Age : 39
Registration date : 26.07.07

PostSubyek: Akademisi vs Praktisi   Sun Sep 30, 2007 12:22 pm

Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Uraian di bawah ini mungkin bisa sedikit memberikan penjelasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan sertifikasi di lingkungan Cisco System.

Dalam suatu bidang keahlian kita kenal dua profesi...seorang praktisi dan seorang akademisi...yaa...praktisi dan akademisi.

Akademisi adalah orang yang bergelut di suatu bidang keahlian namun lebih banyak berorientasi pada dunia pendidikan, mungkin seorang guru, dosen, instruktur dan sejenisnya. Sedangkan seorang praktisi adalah orang yang ahli disuatu bidang namun ia bergerak di dunia industri, si praktisi jelas bukanlah guru, dosen atau instruktur, si praktisi biasa dikenal (atau lebih senang disebut kali yaa) dengan sebutan 'pro' atau 'profesional'.

Kali ini saya tidak akan membahas masalah kelebihan atau kekurangan dari masing2 profesi tersebut. Saya akan coba menguraikan kedua profesi ini bila dikaitkan dengan program sertifikasi yang dijalankan di D3TKJ (supaya tidak binun di antara berbagai macam jenis sertifikasi).

Kita tahu bahwa Cisco System adalah perusahaan yang banyak melaksanakan program sertifikasi, kalo dalam jaringan seh..ada beberapa jenis sertfikasi, sertifikasi yang 'termudah' adalah CCNA (bagi anda yang sudah memegang CCNA, jangan puas dulu....). Di atas langit masih ada langit...di atas CCNA masih ada CCNP (Cisco Certified Network Profesional) yang menanti, di atas itu masih ada lagi CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert). Itu adalah 3 sertifikasi besar dari Cisco System. Disamping itu masih ada sertifikasi "kecil" misalnya CCND, CCSP...dan lain2...lupa saya.


Ok??...kita kembali ke 'laptop'....maksud saya kembali ke sertifikasi Cisco System dan si akademisi/praktisi.

Bagi seorang akademisi, sertifikasi CCNA yang harus dilulusi biasa dikenal dengan CCNA CNAP (CCNA dari Cisco Networking Academy Program). Sertifikasi ini dapat diperoleh pada lembaga2 pendidikan yang menjalin kerja sama pendidikan dengan Cisco System. Saya pribadi..mengambilnya di SMK Pasundan Bandung (sebuah SMK swasta...yang ada di lorong2 kota Bandung...bukan SMK Elite). Sertifikasi ini terdiri dari 4 bagian besar, biasa kita sebut CCNA 1, CCNA 2, CCNA 3 dan CCNA 4. Biaya sertifikasi ini bervariasi, tergantung institusi yang melaksanakannya. Kalau di VEDC Malang setahu saya setiap CCNA dikenai biaya Rp. 750.000,-. Kalau di UNTAD sekitar Rp. 550.000,- per CCNA, Jadi kalau ingin lulus sertifikasi CCNA CNAP kita harus menyiapkan dana sekitar Rp. 2.200.000,- Biaya itu biasanya sudah termasuk materi, praktikum dan ujian2. Kalo bagi anak TKJ kan sekitar Rp. 25.000,- / CCNA..(harga diskon...diskon banyak).

Bagaimana bagi seorang praktisi...

Bagi seorang praktisi sertifikat CCNA yang harus di ambil bukanlah CCNA CNAP (meskipun bisa seh...toh materinya mirip2 saja). Sertifikasi yang harus diambil oleh seorang praktisi biasa disebut CCNA Career Certification. Sertifikasi ini biasa disandikan dengan sertifikasi 640-801. Sertifikasi ini tidak dilaksanakan oleh lembaga pendidikan seperti pada sertifikasi CNAP, namun dilaksanakan oleh pihak2 industri atau pihak swasta (kadang disebut dengan Learning Partner atau View Testing Centre). Biasanya sebelum mengambil sertifikasi ini dilakukan training yang lamanya kira2 1 - 2 minggu. Biaya training biasanya berkisar Rp. 7.000.000 sampai Rp. 10.000.000,-. Biaya training bisanya tergantung pihak penyelenggara. Sedangkan biaya ujian adalah sama di seluruh dunia ini, yaitu US$ 150 sekali ujian. Kalo gagal, artinya membayar lagi biaya ujian jika ingin mengulang. Saya pribadi mengambilnya dari CCNA Career dari View Testing Centre SidolaNet Bandung dan hanya valid sampai 23 November 2009.
Untuk Sulawesi Tengah....belum ada tempat untuk mengambil 640-801 nya.

Itulah gambaran sertifikasi dari Cisco System khusus untuk CCNA....di antara kedua sertifikasi itu, banyak perbedaan (kalo materi....masih mirip2). Perbedaan terletak pada teknis pelaksanaan ujian, penilaian, standar kelulusan, dan lain-lain.

Untuk program D3TKJ sertifikasi yang ditawarkan oleh pihak Diknas adalah CCNA CNAP, mungkin karena teknisi jardiknas akan bergerak di dunia pendidikan.

Sekian paparan saya tentang CCNA-CCNA-an, mudah2an bisa menambah wawasan kita bersama, pertanyaan dan tanggapan sangat saya harapkan.


Regards,


Rendra Tjipta Towidjojo, ST, CCNA
CSCO 11136122
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
NewBie^_^
Penghuni Baru
Penghuni Baru


Number of posts : 63
Age : 31
Location : Kota dengan penuh cerita
Registration date : 25.07.07

PostSubyek: Re: Akademisi vs Praktisi   Tue Oct 02, 2007 1:32 pm

Smile Assalamualaikum wr.wb

thanks sir atas penjelasannya..... yah klo bisa sih saya maunya bisa dua2nya....Very Happy Very Happy Cool Cool

yah thanks a lot deh pak.....

tapi, by the way, on the way, bus way..... bapak praktisi or akademisi...... ato dua2nya...

Very Happy Wassalamualaikum wr.wb
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
rendra
Moderator
Moderator


Number of posts : 179
Age : 39
Registration date : 26.07.07

PostSubyek: 640-801 utk LA   Tue Oct 02, 2007 2:36 pm

Assalamu Alaikum...

Syukurlah kalo banyak yg mengetahui seluk beluk dari sertifikasi CCNA, saya mengusahakan agar ada anggota LA yang bisa mendapatkan 640-801, bagi yang berminat silahkan menghabiskan CCNA CNAP dari 1 - 4, kalo sudah memiliki itu kemungkinan pihak LA/kampus akan memberikan bantuan dana untuk mendapatkan 640-801. Meskipun CCNA1-CCNA4 bukan merupakan syarat untuk mendapatkan 640-801, orang yg tidak pernah ikut CCNA CNAP pun dapat langsung mengikuti ujian 640-801.

Ujian 640-801 sangat berbeda dengan ujian CCNA CNAP, lebih berat dan lebih menantang, jadi persiapkan diri sebaik mungkin.

Bila ditanyakan saya seorang praktisi atau akademisi...saya adalah seorang praktisi yang 'dipaksa' menjadi seorang akademisi. Jika saya seorang akademisi murni, mungkin saya tidak akan pernah berani berdiri didepan kelas sebagai seorang instruktur CCNA, pengalaman saya selama menjadi praktisi banyak membantu saya dalam menjawab berbagai pertanyaan dari mahasiswa yang terkadang aneh di telinga saya.

Dengan basic dan mental saya sebagai seorang praktisi, mohon dimaklumi kalo biasanya saya menjawab pertanyaan2 dari mahasiswa dengan jawaban seperti :
"coba cari di google, pasti ketemu"
"buka wikipedia, baca dengan teliti"
"baca manual booknya, pasti ada jawabannya"
"belajar dululah...baru anda bertanya"

Tapi bila ada pertanyaan mahasiswa yang memang tidak bisa saya jawab, maka sudah menjadi "harga mati" bagi saya untuk mencari jawaban tsb, sekaligus mencobanya di lapangan...itulah harga diri dari seorang praktisi, yang kebanyakan menyukai tantangan...baik teori maupun praktik.

Bagi mahasiswa TKJ, silahkan anda memilih kedua profesi tersebut...Akademisi OR Praktisi.

Praktisi dan Akademisi memiliki keunggulan dan kelemahan masing2...

Best Regards,
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Akademisi vs Praktisi   Today at 6:18 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Akademisi vs Praktisi
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
D3 TKJ UNTAD :: Gudang Ilmu :: Gudang Coretan Forum-
Navigasi: